
2.1 Kondisi Gampong
Kepemerintahan Gampong Klieng Meuria
sejak zaman dahulu dipimpin oleh seorang
Geuchik yang menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya serta peraturan
pemerintah yang lebih tinggi. Dalam menjalankan pemerintahannya Geuchik dibantu
oleh Wakil Geuchik, Sementara untuk kegiatan keagamaan diakomodir oleh Imuem
Meunasah (Tgk Imuem Gampong).
Urutan pemimpin pemerintahan Gampong
Klieng Meuria, menurut informasi para para tetua Gampong sejak dari sebelum
kemerdekaan Indonesia
sampai dengan tahun saat ini adalah
sebagai berikut :
|
TAHUN |
GEUCHIK
|
KONDISI
PEMERINTAHAN
|
NARA
SUMBER
|
KETERANGAN
|
|
|
1
|
1932 s/d 1950
|
Syafii
|
Penuh tekanan dari pihak
penjajahan Belanda dan system kepemerintahan belum tertata dan terarah
|
Aminullah Ishak
|
Geuchik Sebelum Indonesia Merdeka
|
|
2
|
1950 s/d 1970
|
A.Karim
|
Baru mulai berjalan
|
Abdullah Saleh
|
Geuchik setelah Indonesia merdeka
|
|
3
|
1970 s/d 1979
|
Ismail
|
Sistem kepemerihtahan sudah
mulai tertata
|
Zakaria / Aminullah
|
Masa tugas 1979
|
|
4
|
1979 s/d 1992
|
Aminullah Ishak
|
Sistem pemerintahan sudah mulai
tertata dan mulai menampakkan arah pembangunan
|
M.Ali Karim
|
Masa tugas 1992
|
|
5
|
1992 s/d 2000
|
Mukhtar Sufie
|
Sistem pemerintahan sudah
terbentuk lengkap sesuai kebutuhan Gampong.
|
Amirzaini
|
Masa tugas 2000
|
|
6
|
2000 s/d 2006
|
Yusniar
|
Sistim pemerintahan sudah terbentuk lengkap sesuai
kebutuhan Gampong.
|
Azhari Arahas
|
Masa tugas 2006
|
|
7
|
2006 s/d 2013
|
M.Thahir
|
Sistem pemerintah mulai pulih
dan normal pasca bencana alam Gempa Bumi dan Gelombang Tsunami.
|
Hamdani
|
Masa tugas 2007
|
|
8
|
2013 s/d 2019
|
Amir Zaini
|
Masa peralihan kondisi
perbaikan pasca rehap dan rekonsiliasi bencana stunami
|
Aminullah Ishak
|
Masa tugas 2013
|
|
9
|
2019 s.d Sekarang
|
Safri
|
Masa Perkembangan dan kemajuan
|
|
2019
|
Sejarah
Pembangunan Gampong
Pada awal dibentuknya Gampong Klieng
Meuria, pembangunan sangatlah minim.
Menurut cerita tetua Gampong pada masa itu Gampong Klieng Meuria sama sekali tidak ada bangunan, yang ada
hanya perumahan, sementara setiap kegiatan biasanya dilakukan dirumah Geuchik,
pada saat itu hanya ada lahan untuk bercocok tanam. Jalan-jalan yang ada di
Gampong masih jalan setapak.
Pembangunan mulai nampak semasa
Geuchik priode kedua (Geuchik A.Karim) itupun hanya bangunan meunasah yang
ada yang terbaut dari kayu dan bentuknya
sangat sederhana, dibangun dari hasil
swadaya masyarakat. pada masa itu.
Dipriode Geuchik selanjutnya (Geuchik Ismail) meunasah dipindahkan kedusun Tgk
Mane dan bangunan pun masih terbuat dari kayu
dengan pagar meunasah sudah dibangun Pada periode tersebut badan jalan
sudah mulai dipertegas.pada periode keempat (semasa Geuchik Aminullah)
perkembangan pembangunan Gampong sudah mulai nampak dimana jalan –jalan desa
sudah dibentuk dan meunasah sudah
dibangun menjadi permanen,Pukesmas, Gedung PKK,Pos Jaga dan juga fasilitas
lainnya.
Pada periode kelima masa Geuchik
Mukhtar Sufie pembangan mulai nampak signifikan. Dimasa pemerintahan Geuchik
Mukhtar sufie jalan-jalan mulai diaspal, Meunasah diperluas, pembangunan
mesjid, dan wc umum.juga sudah dibuat,dan juga para Tokoh-tokoh Gampong sudah dibentuk dengan bidangnya masing
–masing. & pada waktu itu Gampong
sudah nampak kemajuaan dari pada priode-priode sebelumnya. Sampai akhir priode
selanjutnya Jabatan beralih ke Geuchik Yusniar sampai musibah Tsunami datang
dan menghancurkan semua sarana dan prasarana yang ada.
Pada priode ke tujuh masa Geuchik M.
Thahir mulai melakukan perubahan dimana masyarakat sudah mulai berpartisipasi
dalam kegiatan-kegiatan untuk kemuslihatan desa seperti gotongroyong,
pengajian, keperdulian terhadap adat dan kebiasaan di gampong dan tokoh-tokoh
gampong sudah ikut aktif dalam memikirkan pembangunan dan kemajuan gampong.
Sekarang memasuki periode ke delapan
yaitu keuchik Amir Zaini., pembangunan lebih diprioritaskan kepada pembentukan
mental masyarakat, dimana pengajian dan pertemuan lebih menonjol, masyarakat
lebih antusias dalam mengikuti pengajian dan pertemuan, setiap ada masalah
selalu dilakukan musyaawarah dalam mengambil keputusan dan pemerintahan Gampong
sangat berfungsi sesuai dengan bidang yang telah dibentuk.
Daftar pembangunan Gampong Klieng Meuria Pra
Tsunami
NO
|
TAHUN
|
PERISTIWA
|
DAMPAK
|
NARA
SUMBER
|
KETERANGAN
|
|
1
|
1932 s/d 1950
|
Dibentuknya nama Gampong
Klieng Meuria dan terbuka lahan pertanian.
|
Gampong Klieng Meuria mulai dikenal.
|
Aminullah Ishak
|
Sebelum
|
|
2
|
1950 s/d 1970
|
Menasha dibangun dari bahan
kayu dalam bentuk yang sangat sederhana. Difungsikan sebagai tempat untuk mufakat.
|
Musyawarah Gampong dan kegiatan-kegiatan sosial
mulai terarah dan terfokus di Meunasah .
|
Abdullah Saleh
|
Sesudah
|
|
3
|
1970 s/d 1979
|
Meunasah dari lokasi lama ke lokasi baru,dibangun
dengan ukuran agak lebih luas dari sebelumnya /semi permanent.
|
Masyarakat sudah dapat menikmati fasilitas dan
fungsi meunasah dengan baik dan Gampong sudah tampak tertata.
|
Zakaria /Aminullah
|
Masa tugas 1979
|
|
4
|
1979 s/d 1992
|
Perluasan dan pelebaran jalan,sepanjang 700 meter
dari Dusun Tgk Mane tembus ke Dusun Rumbia
|
Masyarakat semakin mudah
dalam berhubungan transportasi antara gampong dengan tempat-tempat lain.
|
M.Ali Karim /Amirzaini
|
Masa tugas 1992
|
|
5
|
1992 s/d 2000
|
Jalan sudah mulai diaspal, meunasah diperluas,WC
Umum sudah ada dan sarana prasarana lainnya ,adpun di priode selanjutnya
jabatan dialihkan kepada Geuchik Yusniar, dan pada saat itu bangunannya pun
sudah merata,
|
Semua sarana dan prasarana fasilitas umum hancur
total, perumahan penduduk hancur total, masyarakat yang meninggal lebih kuarang 50%,
|
Azhari Arahas/Hamdani
|
Masa Tugas sampai sekarang
|
Berikut dapat
dilihat perjalanan pembangunan Gampong Klieng Meuria Pasca Tsunami :
NO
|
TAHUN
|
PERISTIWA
|
DAMPAK
|
SUMBER
|
KETERANGAN
|
|
1
|
2005
|
-Cash For Work
-Pembuatan
Drainase
-Dana
hibah
-
Pembagian sembako setiap
bulan
|
- Gampong sudah
bersih dari puing- puing Tsunami
-
Masyarakat sudah dapat memiliki uang
-
Masyarakat sudah dapat mengurangi rasa truma
-
Sisa –sisa limbah Tsunami yang tergenang di
gampong tidak ada lagi
-
Usaha Kecil masyarakat mulai muncul
-
Kebutuhan sembako dapat
terbantu
|
Hamdani
Hamdani / Azhari Arahas
Azhari Arahas / Tajuddin
Azhari
Arahas / Yusri Abk
|
Didanai
oleh Mercy Corp
Bantuan
WFP
Bantuan Mercy Corps
Dibantu oleh WFP
|
|
2
|
2005
|
-
Pembangunan gedung Sekolah Dasar
|
- Sektor
pendidikan tingkat dasar
mulai
aktif
|
Irwanuddin Ali
|
Dibantu Oleh Nurani Dunia
|
|
3
|
2005
|
-
Pembuatan Peta Gampong
|
- Perencanaan pembangunan gampong mulai diprogramkan
|
Hamdani
|
AIPRD / Wastu Widiawan
|
|
4
5
6
7
|
2006
|
-
Pembangunan Lapangan Bola kaki
-
Pembangunan Lapangan Bola
Volly
-
Pembangunan WC Umum
- Pembanguna Pengerasan
Jalan
|
- Bersatunya
Kembali Pemuda dan Masyarakat Dalam bidang Olah Raga Bola Kaki
- Bersatunya
Kembali Pemuda dan Masyarakat Dalam
bid Olah Raga Volly Ball
- Kebersihan
Lingkungan Terjaga
- Akses
Transportasi Lancar
|
Afifuddin
Afifuddin / M. Thahir
Syukriadi
Muldani / Muzakkir, S.Pd
|
Didanai oleh Mercy Corps
Hope Internasional
Islamic Relief
Dana PPK
|
|
8
9
10
11
12
13
14
|
2007
|
-
Pembangunan perumahan Penduduk
- Pembangunan Pustu / TPA
- Pembangunan Meunasah
- Pembangunan
Kantor Gampong
- Gedung PKK
- Gedung Posyandu
- Pembangunan
Penimbunan dan Pemasangan Paving Blok Pekarangan Meunasah
|
- Masyarakat
- Pustu belum
difungsikan
- Pendidikan Anak –
anak Terbina
- Berkumpulnya
masyarakat dalam
Musyawarah
- Tempat Ibadah /
Pengajian
- Pelayanan
Masyarakat lebih optimal dan terfokus
- Pelayanan
Ibu-Ibu lebih optimal dan terfokus
- Pelayanan
Kesehatan berjalan dengan baik dan lancar
- Meunasah
Terhindar dari Genangan Air dan Indahnya pemandangan
|
Hamdani, Abd
Nazaruddin
Hamdani / Tgk. Suhaimi
Roswati
Roswati / Suryawati
Hamdani, Abd/ Marzuki
|
Didanai Oleh
Palang Merah Korea
Bantuan Mercy
Corps
Dana
Bantuan Plan
Bantuan Mercy
Corps
|
|
15
|
2009
|
- Pembangunan gedung
serba guna
- Simpan Pinjam Perempuan
|
- Adanya
tempat penyimpanan, tempat musyawarah bagi masyarakat
- Adanya
tambahan modal usaha kecil
|
Ridhwan
Evridar
|
BKPG
BKPG
|
|
16
|
2010
|
- Melanjutkan pembangunan
gedung serba guna.
|
- Adanya
tempat kegiatan masyarakat seperti posyandu dan PKK
|
Fadli
|
BKPG
|
|
17
|
2011
|
- Simpan pinjam
perempuan 2 kelompok
-Perkerasan Jalan
Jalan Rabat Beton
|
- Adanya
penambahan modal usaha bagi masyarakat miskin
- Memudahkan
akses transportasi masyarakat Gampong
- Memudahkan
akses transportasi masyarakat Gampong
|
Roswati/Idawati
|
BKPG/PNPM
PNPM
BKPG
|
|
18
|
2012
|
- Jalan Rabat Beton
-
BUMG
|
- Memudahkan
trasportasi masyarakat Gampong
- Adanya
tambahan modal usaha masyarakat Gampong
|
Ridwan
|
BKPG
BKPG
|
|
19
|
2013
|
- Lanjutan pembangunan
gedung serba guna
|
- Adanya
tempat kegiatan masyarakat desa
|
Ridwan
|
BKPG
|
2.1.2
Demografi
Kondisi Geografis
-
Ketinggian Tanah dari permukaan laut : 3,40
meter
-
Musim Hujan dan kemarau tidak tepat pada waktunya
-
Suhu udara rata – rata :
Panas
Jarak dari Pusat Pemerintahan Gampong
-
Jarak dari Gampong ke Kecamatan : 3 Km
-
Jarak dari Gampong ke Ibu Kota Kabupaten : 64 Km
-
Jarak dari Gampong
ke Ibu Kota Provinsi :
12 km
2.1.3
Keadaan Sosial
Kondisi Sosisal Kemasyarakatan
Sebelum Tsunami tatanan kehidupan
masyarakat Gampong Klieng Meuria sangat erat dengan semangat kebersamaan, itu
bisa ditandai dimana disetiap kegiatan-kegiatan sosial mendapat dukungan dari
masyarakat, ikatan silaturahmi sangatlah kuat dan hal itu bisa terjadi karena
nilai-nilai agama dalam masyarakat masih sangat erat. Dengan adanya nilai agama
yang sangat tinggi kehidupan masyarakat Gampong Klieng Meuria terasa damai,
semuanya seiring sejalan dan penuh rasa persaudaraan didalam lingkungan
masyarakat.
Begitu juga sistem pemerintahan
Gampong dengan masyarakat berjalan dengan baik, dimana setiap ada permasalahan
masyarakat di Gampong selalu diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan
ditangani dengan sikap arif dan bijaksana. Struktur Pemerintah Gampong aktif menjalankan tugasnya dengan baik untuk
pelayanan masyarakat.
Berikut ini adalah jenis kegiatan
sosial masyarakat Gampong Klieng Meuria dalam kehidupan sehari-hari:
No
|
Pelaksana Kegiatan
|
Jenis Kegiatan
|
Waktu Pelaksanaan
|
|
1
|
Bapak-bapak
|
1.
Gotong Royong
|
Sebulan
se kali hari Jumat
|
|
2.
Pengajian rutin setiap malam setelah shalat Isya
|
setiap
malam minggu
|
|||
3.
Takziah di Meunasah
|
Jika
ada orang meninggal
|
|||
2
|
Ibu-ibu
|
1.
Wirid Yasin
|
Setiap
hari kamis
|
|
2.
Pengajian rutin
|
Setiap
hari senin dan sabtu
|
|||
3.
Takziah kerumah
|
Jika
ada orang meninggal
|
|||
4.
Kegiatan PKK
|
Jika
ada kegiatan PKK
|
|||
3
|
Pemuda
|
1.
Gotong Royong
|
Sebulan
se kali
|
|
2.
Takziah ke rumah / Meunasah
|
Jika
ada orang meninggal
|
|||
3. Olah Raga bola kaki (PSKM)
|
Setiap
sore
|
|||
|
Setiap
hari
|
|||
5.Pengajian
|
Malam
Jumat
|
2.1.4. Keadaan Ekonomi
Disektor
perekonomian masyarakat gampong Klieng Meuria memiliki ragam usaha
seperti,Petani, usaha batu-bata, usaha warung kopi, sopir, nelayan, PNS, usaha jualan kelontong,
usaha membuat kue bagi ibu-ibu dan ada yang sebagian penjual ikan keliling dan sangat banyak diantaranya yang menjadi buruh harian lepas. Tapi
pada umumnya masyarakat gampong Klieng Meuria relatif lebih banyak cenderung
menjadi buruh harian lepas karena banyak sektor potensi gampong yang tidak bisa
digarap dengan optimal karena mengingat faktor modal yang sangat terbatas.
Berikut table jenis mata
pencaharian warga masyarakat Gampong Klieng Meuria:
Jenis Pekerjaan
|
Sesudah Tsunami
|
||
Jumlah (jiwa)
|
Persen (%)
|
Kondisi Usaha
|
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
1.Petani
-Petani Tambak
-Petani Palawija
|
20
|
-
|
Hanya 1 yang aktif
|
2.Peternak
-Peternak
Unggas
-Peternak
Kambing,lembu, dan
kerbau
|
20
15
|
-
|
Aktif
|
4. Nelayan
|
10
|
Aktif
|
|
5. Buruh harian Lepas
|
211
|
Sering menganggur
|
|
6. Pegawai Negeri
|
8
|
-
|
Aktif
|
7. Supir
|
11
|
Aktif
|
|
8. Jualan
|
21
|
Banyak yang aktif
|
|
Untuk
kelancaran kegiatan sosial ekonomi budaya masyarakat, gampong Klieng Meuria
memiliki beberapa sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan tersebut
diantaranya adalah sebagai berikut :
No
|
Fasilitas
|
Volume (unit)
|
Kegunaan
|
1.
|
Kantor Gampong
|
1 unit
|
Pusat pelayanan Umum Pemerintah Gampong
|
2
|
Meunasah
|
1 Unit
|
Tempat kegiatan keagamaan
|
3.
|
Mesjid
|
1 unit
|
Tempat peribadata
|
4.
|
Pabrik Batu Bata
|
14 Unit
|
Sebagai Area Industri Gampong
|
5.
|
Children Center
|
1 Unit
|
Taman bermain anak diluar pendidikan sekolah & taman kanak-kanak.
|
6.
|
Sekolah dasar
|
1 Unit
|
Sarana pendidikan formal
|
7.
|
Gedung PKK
|
1 Unit
|
Pusat kegiatan ibu-ibu
|
8.
|
Sumur bor
|
2 Unit
|
Sumber air bersih untuk masyarakat tidak berfungsi
|
9.
|
TPA
|
1 unit
|
Tempat pengajian Anak-anak
|
10.
|
Fasilitas Olah Raga
|
1 unit
1 Unit
|
Lapangan Bola Kaki
Badminton
|
11.
12.
13
14
|
PUSTU
Balai pengajian
Gedung serba guna
Toko Gampong
|
1 Unit
1 Unit
1 Unit
1 Unit
|
Sarana pelayanan kesehatan masyarakat
Sebagai tempat pengajian bagi masyarakat
Sebagai tempat aktifitas kegiatan masyarakat
Penambahan pendapat Gampng
|
2.2
Kondisi Pemerintahan Gampong
2.2.1
Pembagian
Wilayah Gampong
Gampong Klieng Meuria Kecamatan
Baitussalam Kabupaten Aceh Besar terletak di tepian pantai dengan jarak
300-1000 m dari tepi pantai selat Malaka. Gampong Klieng Meuria merupakan
Gampong yang strategis karena dilintasi jalan raya Laksamana Malahayati yang
merupakan jalan propinsi yang menghubungkan kota Banda Aceh dan pelabuhan Malahayati.
Batas-batas Gampong Klieng
Meuria sebagai berikut :
·
Utara :
Dengn Gampong Lambada Lhok/ Lamnga
·
Barat :
Dengtan Gampong Klieng Cot Aron
·
Selatan :
Dengan Gampong Miruk Lam Reudeup
·
Timur : Dengan Gampong Lampineung .
Adapun luas Gampong Klieng
Meuria lebih kurang 50 Ha.
Gampong Klieng Meuria merupakan
pusat Ibu Kota Kemukiman Klieng.
Kondisi Geografis
-
Ketinggian Tanah dari permukaan laut 3,40 meter
-
Musim Hujan dan kemarau tdk tepat pada waktunya
-
Suhu udara rata-rata panas
Jarak dari pusat pemerintahan
Gampong
-
Jarak dari Gampong ke kecamatan 3,50 km
-
Jarak dari Gampong ke Ibu Kota
kabupaten 60 km
-
Jarak dari Gampong ke Ibu Kota Provinsi 12 km
Adapun luas Gampong Klieng Meuria lebih kurang 50 Ha. Gampong
Klieng Meuria merupakan pusat Ibu Kota Kemukiman Klieng
2.2.1
Struktur
Organisasi Pemerintahan Gampong
Gampong Klieng
Meuria menganut Sistem Kelembagaan
Pemerintahan Gampong dengan Pola Minimal, selengkapnya sebagai berikut :
GAMPONG KLIENG MEURIA KECAMATAN
BAITUSSALAM


1 comment:
mohon diupdate
Post a Comment